penyebab kucing galak

Kenali Penyebab Kucing Yang Galak dan Cara Mengatasinya

Diposting pada

Sangat menyenangkan apabila kucing peliharaan kita menjadi kucing yang sangat penurut, sehingga kita dan anggota keluarga kita dirumah lainya bisa mengajak bermain bersama sama tanpa ada rasa was-was dan merasa takut akan terkena cakaran kuku kukunya yang tajam maupun gigitannya. Nah yang akan kita bahas disini adalah bagaimana jika suatu saat atau sewaktu waktu kucing yang kita pelihara tiba-tiba berubah menjadi sangat agresif dan galak. Nggak mau kan itu terjadi ke kucing kalian ??

Ada beberapa faktor dan kemungkinan yang bisa menjadi penyebab kucing menjadi galak dan bersikap agresif, diantaranya adalah disebabkan oleh turunan dari indukan yang juga galak dan juga cara mengasuhnya sejak kecil. Akibat indukannya yang bersikap temperamental maka akan bisa juga menular pada anak yang diasuhnya. Untuk sebab itu jika kalian ingin mengadopsi kucing khususnya dari induk yang temperamental lebih baik saat masih bayi atau kitten, supaya sifat galak bisa diminimalisir sedemikian rupa oleh asuhan kita. Cara mengasuh kita pun bisa menjadikan kucing menjadi galak dan tempramental, sebaiknya asuhlah kucing yang kita pelihara dari kecil dengan penuh rasa kasih sayang dan sayangi mereka dengan sungguh sungguh. Selain dari faktor turunan atau genetik, galak atau agresifnya si kucing juga bisa disebabkan karena ada sesuatu yang dirasakan tidak enak oleh si kucing. Tidak nyamannya kondisi tubuh ataupun mental mereka juga bisa membuat kucing menjadi sangat agresif atau bersikap galak dan tentunya juga bisa membahayakan kita. Kucing yang agresif dapat melukai kita dengan cakaran ataupun gigitannya. Nah lohh, nggak mau itu kan terjadi sama kalian….

Langsung aja yuk masuk ke pembahasan, Kenali Penyebab Kucing Yang Galak dan Cara Mengatasinya, Yuks simak penjelasanya dibawah ini, Berikut ada beberapa tips dan cara yang bisa kamu lakukan :

1. Periksa kondisi kucingmu terlebih dahulu.

Kamu harus bisa memastikan terlebih dahulu apakah kucingmu terlihat dalam kondisi sehat atau sakit maupun cidera.Kucing kita yang biasanya bersikap anteng dan tenang bisa saja berubah menjadi galak dan bersikap agresif jika mereka sedang mengalami sakit atau cidera. Apabila kucingmu sedang dalam mengalami cidera, bantu dia secara perlahan lahan. Lalu, biarkan dia tenang terlebih dahulu. Berikan dia waktu sebentar, jangan melakukan aktifitas yang malah bisa membuat kucingmu semakin terganggu keadaanya dan sebaiknya kamu memantau dan melihatnya sambil duduk. Jika kucingmu sudah menaruh kepercayaan padamu, sebaiknya kamu jangan mengangkat tanganmu melebihi atas kepalanya, lakukanlah gerakan yang perlahan dan jangan sampai membuat kucingmu merasa kaget. Lakukanlah pengusapan pada leher dan bagian belakang telinga, tapi apabila kondisi memungkinkan, kamu bisa mengusap pada bagian atas hidung diantara kedua matanya. Hal ini akan membuat kucing merasa nyaman. Segera konsultasikan juga ke dokter atau bawa ke klinik hewan terdekat apabila kondisi sakit atau cidera kucingmu ngak bisa kamu tangani sendiri.

2. Kucing yang merasa ketakutan.

Disebabkan oleh karena adanya rasa ketakutan yang luar biasa, kucing juga dapat berubah menjadi agresif dan galak dengan seketika tiba tiba. Solusi pertama dalam mengatasinya mudah, untuk sementara sebaiknya jangan dulu dekatkan dengan para penghuni rumah atau pendatang yang baru dirumah kepada kucing. Jangan juga dekatkan dulu dengan kucing di rumah kamu apabila kamu memiliki tidak cuma 1 ekor kucing di rumah apalagi dengan kucing asing atau baru yang berada di rumah. Beri kucingmu waktu sebentar untuk menenangkan dirinya terlebih dahulu.

3. Perilaku mengigit.

Sifat mengigit pada kucing yang sedang agresif bisa kamu hindari dengan melihat tingkah laku kucing terlebih dahulu. Sebelum kamu ingin menyentuh kucingmu, pastikan dia tidak dalam keadaan sibuk atau memperhatikan selain kamu. Sebaiknya dekati kucing yang bersifat agresif dalam keadaan dia sedang tenang atau mengantuk, bukan pada saat sedang dalam keadaan waspada ataupun marah. So, be carefull…

4. Bermain yang berlebihan dan berujung pada perkelahian.

Keagresifan kucing yang disebabkan karena permainan emang seringkali terjadi, baik bermain dengan kita sebagai pemilikinya maupun bermain dengan kucing yang lain. Kalo hal ini sudah terjadi, ada baiknya kamu menghindar terlebih dahulu supaya tidak terkena cakaran atau gigitan si kucing. Apabila dia tiba tiba marah dan bersikap agresif karena kucing lain yang mungkin hanya ingin bermain dengannya atau bercanda dengan dia sebaiknya pisahkan terlebih dahulu kucing tersebut karena bisa bisa nanti yang ada malah perkelahian antar kucingmu dengan kucing yang lain.

5. Kucing yang jarang kita pegang.

Kucing yang jarang kita pegang mungkin karena kita terlalu sibuk dengan rutinitas kita juga bisa menjadi faktor penyebab kucing menjadi galak dan agresif. Berikan dia elusan dengan penuh kasih sayang, mereka juga butuh kasih sayang kita sebagai sang pemilik. Jangan biarkan dia merasa kesepian dan kurang kasih sayang dari kita. Inget kucing juga perlu kasih sayang dari kita layaknya manusia juga pada umumnya. Jangan terlalu sering menaruh atau terlalu lama mengurung kucing juga di kandang kucing, ini akan berdampak dia menjadi stress dan bisa berakibat dia menjadi agresif. Sebaiknya atur waktumu dalam mengandangkan si kucing. Beri dia waktu juga untuk bisa bermain di luar kandang. Berikan dia juga kandang kucing yang nyaman buat dia tinggal supaya kucingmu tidak mengalami stress ketika berada di kandang.

Nah itulah beberapa tips dari kami, Semoga bermanfaat…
Jangan lupa buat share artikel ini ya jika kamu rasa ini bermanfaat buat yang lain.

Baca juga : Tips Jitu Dalam Mengatasi Kucing Yang Mengalami Stres

Salam CatLovers…^^